Gue termasuk orang yang suka sama kopi. Seenggaknya udah beberapa tahun ini. Beda banget sama gue yang dulu. Kopi buat gue adalah minuman yang aneh. Minuman yang normal buat gue adalah air mineral. 

Gue mulai suka kopi, awalnya dari icip iseng. Iya. Iseng. Karena waktu itu jadi anak kantoran yang butuh suntikan biar gak suntuk di kantor, kopi adalah cairan yang tepat. 

Makin ke sini, mulai menentukan jenis minuman kopi yang cocok sama gue. Dari Cappucino yang smooth dan bikin tenang. Caffe Latte yang bikin senyum karena ada latte artnya. Sampai akhirnya gue jadi semacam ketagihan sama minuman kopi hitam tanpa gula. 

Awalnya waktu gue ikutan jalan-jalan sama temen gue ke Halimun, Jawa Barat. Ada warung kopi kecil yang menjual kopi tradisional. Namanya Kopi Jagung. Lalapnya bukan lalap kangkung. 

Kopi Jagung ini unik banget. Biji kopi yang disangrai dicampur dengan biji jagung. Lalu ditumbuk dan dikemas dengan sederhana. Soal rasa, kopi jagung ini boleh diadu. Nikmat. 

Sejak saat itu, gue semacam menemukan jenis minuman kopi yang pas buat gue. 

Konon katanya, peminum kopi hitam cenderung punya sifat yang unik. Mereka yang meminum kopi hitam adalah orang yang sederhana. Punya sifat yang tenang dalam menghadapi perubahan hidup. Misterius dan ambisius dalam mencapai target hidupnya. 

Bicara soal asmara. Peminum kopi hitam buat sedikit usaha untuk menunjukan sisi romantisnya. Percaya?

Kopi hitam. Mengajarkan kepahitan menjadi sesuatu hal yang tetap bisa dinikmati. 

🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s